“ Menulis mimpi “

Apabila  mimpi telah merasuk jasad

kekuatan ruh  memaksaku

Menulis surat ini untukmu

Ah, walaupun  sebenarnya aku tak mampu

 

 

Kutuliskan mimpi duniawi

Yang muncul dari jiwa dan hati

Bersama nyanyian setan dan malaikat

Tinta penaku terus mengaliri relung-relung hati

 

 

Kebencian, kesedihan dan cinta

Berada dalam lingkaran kekuatan sakral

Dan aku  hanya bisa menunggu

Karena aku telah terbelenggu

 

 

Di dalam kebencian, kesedihan dan cinta

Masih sempat kutulis mimpiku di balik cakrawala

Di atas birunya lautmu lautku

Dan  rinduku semakin  mendendam

 

 

 

 

 

By : Joko Susilo

Keparakan Kidul,  7 Februari 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: